TASUKU, KYOTO BEST !

Jumat 07 Maret 2024, 10:00 WIB
Ditulis oleh Choki Kopiparti
IMG_8795
previous arrow
next arrow

Slide foto diatas

TASUKU

Hari ke-5

Tulisan ini saya buat dengan penuh kesadaran. Ceritanya mungkin agak panjang, semoga Anda tidak bosan membacanya.

Hari itu, saya, istri, dan teman-teman dalam rombongan sudah memiliki itinerary yang cukup padat. Pagi hari kami berencana mengunjungi sebuah coffee shop di area utara Kyoto, lalu ke Nishiki Market. Beberapa dari kami juga akan menyewa kimono nanti untuk berswafoto di area Gion, tepatnya di Yasaka Pagoda. Jadwalnya memang padat.

Coffee shop yang ingin kami kunjungi adalah WIFE&HUSBAND, yang cukup fenomenal dan terkenal. Kedai ini memiliki kursi dan meja kayu yang digantung, menciptakan tampilan yang sangat ikonik. Saya sendiri sudah lama ingin mencobanya, membayangkan duduk di dalamnya sambil menikmati secangkir kopi. Namun, angan-angan itu hanyalah angan-angan.

Sesampainya di WIFE&HUSBAND, ternyata kedai ini sudah full booked untuk hari itu. Awalnya, kami pikir hanya layanan picnic coffee yang membutuhkan reservasi, tetapi ternyata untuk regular coffee shop juga perlu pemesanan sebelumnya. Akhirnya, kami hanya bisa menerima kenyataan bahwa hari ini bukan hari kami untuk menikmati kopi di sini.

Karena keterbatasan waktu, kami pun memutuskan untuk mencari alternatif lain. Saya segera mencari kedai kopi terdekat dengan ulasan yang baik, dan menemukan satu specialty coffee shop yang cukup menjanjikan, dengan jarak 400 meter dari tempat kami berdiri, Namun, baru berjalan sekitar 20 meter dari WIFE&HUSBAND, istri saya tiba-tiba sadar bahwa kartu kreditnya tidak ada di dalam tas maupun dompetnya. Seketika, suasana berubah. Beberapa dari kami langsung panik, mencoba mengingat-ingat di mana terakhir kali kartu itu digunakan.

Kami berhenti di sebuah gang, tepat di samping sebuah bangunan segitiga sempit yang tampak agak aneh. Salah satu teman kami memeriksa tempat itu dan berkata, “Oh, ini coffee shop juga.” Istri saya, yang sudah mulai kesal, langsung menjawab dengan nada ketus, “Udah, di sini aja deh ngopinya. Aku mau balik ke stasiun cari kartuku, siapa tahu jatuh di sepanjang perjalanan.”

Saya sempat merasa ragu untuk mampir ke tempat ini. Setelah saya cek, coffee shop ini baru memiliki sekitar 100 ulasan, meskipun ratingnya cukup tinggi, 4.9/5. Namun, karena situasi yang tidak memungkinkan untuk mencari tempat lain, kami pun akhirnya memutuskan untuk mencoba kopi di sini.

Kedai ini bernama TASUKU. Dari luar, tampilannya menyerupai bengkel, dengan fasad galvalum berwarna putih. Di sepanjang dinding luar, terdapat meja gantung kecil, yang sepertinya memang dirancang agar pelanggan menikmati kopi sambil berdiri. Saat saya mengintip ke dalam, interiornya benar-benar bernuansa industrial. Tidak terlalu besar, tidak terlalu kecil—cukup untuk menampung sekitar 10–15 orang.

Tak lama, kopi pagi kami datang. Saya memesan cappuccino biasa dengan fresh milk. Begitu menyeruput tegukan pertama, saya langsung terkagum. Awalnya, saya tidak percaya. Saya mencoba lagi, satu tegukan, dua tegukan, hingga akhirnya habis. Kesimpulannya?

INI ADALAH KOPI TERENAK YANG SAYA TEMUKAN DI JEPANG.

Bahkan setelah saya kembali ke Jakarta, setelah mencoba berbagai coffee shop dari Kyoto hingga Tokyo, TASUKU tetap menjadi nomor satu bagi saya. Kopinya sempurna—balance, dengan tekstur susu yang lembut, pahit dan asam yang berpadu seimbang, serta aroma dan aftertaste buah-buahan yang terasa sopan dan nyaman. Saya memberi nilai 9.7/10. ENAK BANGET. Mungkin suasana pagi yang dingin dan pemandangan sekitar juga menambah kenikmatan kopi ini.

Setelah sekitar 30 menit, istri saya akhirnya kembali, membawa kartu kreditnya yang ternyata benar-benar jatuh di terminal bus saat kami turun dan berjalan menuju stasiun.

Beberapa teman saya juga mengakui bahwa kopi di sini enak, meskipun mungkin hanya saya yang menobatkannya sebagai nomor satu. Namun, beberapa dari mereka memasukkan TASUKU dalam daftar Top 5 atau bahkan Top 3 coffee shop terbaik selama perjalanan kami di Jepang.

TASUKU, aku pasti akan kembali.

Meet Us

Jl. Nologaten
Caturtunggal
Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta

55281 Indonesia

Connect With Us

Copyright © 2021 Kopiparti™ Indonesian Coffee Industry Archives, All right reserved