Proses Pasca Panen Kopi

Sabtu 02 Oktober 2021, 15:00 WIB
di tulis oleh admin

PROSES PASCA PANEN

Proses Pasca panen sering di sebut oleh banyak pengamat kopi senior sebagai Faktor paling besar dalam menentukan Kopi itu akan menjadi Enak atau Tidak, 

Kita langsung saja tidak usah basa basi tanpa harus memperhalus kurang berasa, kurang aroma, kurang baik. langsung saja kopi ini enak atau tidak enak. memang kata orang ini perkara selera. Tapi menurut saya Q grader seharus nya sudah memiliki selera yang sama akan Kopi yang enak . karena mereka di berikan standard untuk itu. di lain artikel kita membahas Q grader ya guys.

Oke Pasca panen ini artinya adalah 

Proses yang harus di lakukan oleh petani kopi setelah mereka memetik atau panen hasil kopi dari kebun nya. 

Proses ini terus berkembang menurut sejarah nya, karena pasti ada perkembangan selama ratusan tahun lalu dengan adanya informasi yang terus masuk dari perdagangan komoditas dari luar negeri, yang secara tidak langsung turut membantu memajukan industri kopi indonesia. dari jaman pasca panen tradisional hingga modern. 

Jadi awal nya ada 2 Proses pasca panen ini :

  1. Proses Basah 
  2. Proses Kering
 
Tetapi seiring berjalan nya waktu 2 jenis proses ini bermutasi ada yang menjadi Hybrid, Semi washed atau setengah basah .

Di beri nama Proses basah ini di karenakan setelah pemetikan atau panen raya. Buah kopi yang di petik tadi melewati proses pencucian menggunakan Air bersih yang mengalir. 

lain hal nya dengan proses kering. yang setelah proses panen tidak di cuci dan hanya langsung di jemur .

kemudian dua jenis proses ini berkembang dan menjadi beberapa proses lain lagi.

Sehigga sampai saat ini ada 4 Proses yang sangat terkenal dan sering di gunakan oleh petani untuk memproses kopi terbaiknya.

* FULL WASHED 

* SEMI WASHED

* NATURAL

* HONEY

 

Proses Basah 

Sering di sebut “ Fully Washed “ 

  1. Pemilahan . Buah Kopi di pilih kemudian di rendam dalam Wadah berisi air atau Kolam kecil buah yang mengambang akan di sisihkan , pertanda kurang baik 
  2. Pengupasan . Buah kopi di kupas menggunakan mesin pengupas hingga menyisakan biji dan kulit tanduk nya.
  3. Fermentasi . Biji kopi di rendam dalam wadah berisi air selama 12-36 jam. proses ini untuk membersigkan daging buah yg masih menempel sekaligus fermentasi .
  4. Pencucian . Kopi di cuci sekali lagi untuk menghilangkan lendir sisa ferementasi
  5. Pengeringan . Kopi di Jemur hingga kadar air nya tinggal 11-12 Persen
  6. Pengupasan . Kulit Tanduk                       Setelah kadar di dalam biji kopi tinggal 12% lalu biji didiamkan dalam gudang (Resting ) kemudian kopi di kupas lagi untuk memisahkan Kulit Tanduk  dengan biji kopi sehingga menghasilkan Greenbean atau Beras Kopi.
  7. Sortir / penggolongan di sebut Grading pemilihan biji kopi berdasarkan ukuran dan menyisihkan biji yang Cacat ( deffect ), Rusak / benda asing.
 

Semi Basah                                    

  Sering di sebut “ Semi Washed ”

  1. Pemilahan . Buah Kopi di pilih kemudian di rendam  dalam  Wadah berisi air atau Kolam kecil buah yang mengambang akan di sisihkan , pertanda kurang baik 
  1. Pengupasan . Buah kopi di kups menggunakan mesin pengupas hingga menyisakan biji dan kulit tanduk nya. 
  1. Pembersihan . Sisa lendir pada kulit tanduk di bersihkan dengan alat Demucilager tanpa menggunakan Air .
  2. Pengeringan  Pertama . Kopi di jemur selama satu-dua hari hingga kadar air 40% 
  3. Penggilingan . Kulit tanduk pada biji kopi yang masih basah di kupas menggunakan mesin Huller. 
  4. Pengeringan  Kedua . Kopi di Jemur hingga kadar air nya tinggal 11-12 Persen lalu kemudian di resting .
  5. Sortir / penggolongan di sebut Grading pemilihan biji kopi berdasarkan ukuran dan menyisihkan biji yang Cacat , Rusak / benda asing
 

Natural 

  1. Pengeringan Buah . Buah kopi merah langsung di jemur tanpa di kupas sama sekali sampai kadar air nya 11-12% proses ini cukup lama sampai 2 minggu lebih
  1. Penggilingan . Setelah selesai di didiamkan dalam ruangan beberapa waktu kopi di kupas menggunakan mesin Huler mesin pengupas sampai menjadi Greenbean .
 

Madu 

Sering di sebut ” Honey Process”

  1. Pengupasan . Buah kopi di kupas oleh mesin pengupas hingga menyisakan biji dan lendirnya .
 

Madu Kuning ( Yellow Honey )

Lapisan Lendir tersisa 25%

Madu Merah ( Red Honey )

Lapisan Lendir Tersisa 50%

Madu Hitam ( Black Honey )

Lapisan Lendir Tersisa hampir 100%

  1. Pengeringan . Madu kuning di keringkan tempat terbuka tapi tidak terkena sinar matahari langsung selama 7-8 hari
  2. Madu merah di keringkan di tempat teduh selama 11-12 hari
  3. Madu Hitam di keringkan di dalam ruangan selama 20-30 hari 
  1. Penggilingan . Setelah di didIamkan dalam ruangan beberapa waktu kopi di kupas menggunakan mesin Huler mesin pengupas sampai menjadi Greenbean .
 
 
inilah penjelasan beberapa jenis proses pasca panen yang saya dapatkan dari beberapa sumber juga cerita dari beberapa petani kopi yang kami kenal.
kembali kami ceritakan bahwa proses pasca panen ini sangatlah berpengaruh kalaupun ingin di contohkan dengan logika. kopi yang sama dari pohon yang sama ketika di lakukan proses pasca panen yang berbeda hasilnya pun akan beda ketika kopi sudah sampai di atas meja.

terimakasih sudah membaca artikel ini.

tunggu artikel kami berikutnya ya ! 

( RC )

Meet Us

Jl. Nologaten
Caturtunggal
Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta

55281 Indonesia

Connect With Us

Copyright © 2021 Kopiparti™ Indonesian Coffee Industry Archives, All right reserved